KESEDERHANAAN DALAM HITAM PUTIH

Warna secara psikologis punya pengaruh terhadap rasa. Warna-warna tertentu menjadi simbol dari sesuatu. Merah misalnya melambangkan keberanian, hitam melambangkan kemurungan, putih melambangkan kesucian. Warna-warna terang melambangkan keceriaan. Warna hitam putih adalah warna yang menunjukkan kesederhanaan.

Dalam dunia fotografi, warna merupakan salah satu elemen penting dalam membuat suatu karya foto. Menatap karya foto hitam putih, kadang menimbulkan kesan yang lain. Kadang timbul eksotis, mistis, religis dan menunjukkan pernyataan yang lebih bermakna mendalam. Pernyataan Ansel Adam seniman fotografi abad ini "Forget what it looks like. How does is feel?" Menjadi tak berlebihan dalam kontek ini.

Kesederhanaan sebuah kata yang mudah sekali diucapkan tapi sulit untuk dilaksanakan. Dalam kondisi bangsa yang mempunyai utang ribuan trilyun, kesederhanaan menjadi kata kunci yang semestinya dilakukan mulai dari pejabat kelurahan sampai pejabat paling tinggi beserta wakil-wakil rakyatnya. Mereka semestinya bisa menjadi panutan masyarakat.

Apakah mereka bisa menjadi panutan dalam hal kesederhanaan ?....................................................

Justru dalam kehidupan petani, nelayan, buruh, orang yang terpinggirkan kadang kita malah bisa menemukan contoh kesederhanaan.

Bisakah kita berkesederhanaan? .............................

Senin, 21 Februari 2011

Bahasa Shot dalam Tata Fotografi Televisi


Dalam tata fotografi televisi membahas tentang ketentuan tata fotografi televisi terutama menentukan operasional kamera dalam pembuatan shot-shot yang harus dipergunakan dalam pembuatan paket produksi televisi di dalam studio ataupun diproduksi di luar studio. Untuk itu harus paham bahasa televisi, bahasa shot, bahasa pergerakan kamera dan lain-lain.
Bahasa televisi memerlukan bahasa tersendiri yang bersifat komando, pendek, tegas, cepat dan tepat. Bahasa ini memerlukan pengetahuan khusus, bahasa internasional dan dimengerti di manca negara serta dimengerti orang-orang yang bekerja di media televisi.
Bahasa shot misalnya, bahasa ini dipergunakan untuk komando dari pengarah acara diruang kontrol studio/OB van ke kameraman di dalam studio atau di luar studio.
Kebanyakan dari gambar televisi adalah shot dari orang, dan tidaklah mengherankan apabila ukuran dasar dari shot-shot yang sering dipergunakan adalah berdasarkan ukuran badan manusia.
Ada lima shot dasar yang biasa dipergunakan dalam pertelevisian adalah close-up (C.U), medium close-up, mid-shot (MS), medium long-shot dan long shot (LS).
Apabila ada aktor atau aktris yang mau diambil untuk membuat shot maka penulisannya:
MS              "Rita"
MCU           "Rina"
CU              "Raja"
KNEE S      "Aji"
LS               "Angga"
Close shot akan menimbulkan antara lain efek yang kuat dari gambar, konsentrasi titik interest, timbulnya reaksi, tanggapan dan emosi. Long-shot dapat menimbulkan satu suasana dan dapat memperlihatkan arah, tujuan dan maksut dari pada suatu pergerakan yang terjadi.
Medium shot paling umum dijumpai dalam televisi. Jenis shot ini adalah paling aman, karena tidak ada penekanan khusus seperti halnya pada long shot dan close shot. Semua adegan bisa ditampilkan dengan netral disini.
Shot-shot yang sering dipergunakan dalam pertelevisian berdasarkan ukuran orang yang terdapat di dalam gambar adalah :
1. ECU (Extreme close-up)     -detail shot
2. VCU (Very close-up)          -face shot
3. BCU (Big close-up)             -full head
4. CU (Close-up)
5. MCU (Medium close-up)
6. MS (Medium shot)
7. Knee (Knee shot (3/4 shot)) /MLS(Medium long-shot)
8. FS (Full shot)
9. LS (Long shot)
10. ELS (Extrem long shot)  / XLS (Extra long-shot)
Bahasa-bahasa shot ini perlu dipahami bagi mereka yang mau terjun di dunia pertelevisian selain bahasa televisi itu sendiri dan bahasa pergerakan kamera. (YP dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar